Oleh : Kurniawan Dwi A
![]() |
Halaman sampul |
![]() |
2. Persahabatan mereka begitu erat walaupun Kiki dan Piko
tempat tinggalnya berbeda. Kiki tinggal di pasar desa. Sementara Piko tinggal
di rumah orang kaya.
|
![]() |
3. Pada suatu hari, Piko mengajak Kiki bermain di
rumahnya. Kiki pun terheran dengan
kemegahan rumah tersebut. Kiki baru pertama kali melihat rumah sebesar itu.
|
![]() |
4. Sesampainya di dalam rumah, Piko menunjukkan meja yang penuh dengan makanan-makanan yang lezat. Kiki pun terpesona melihat makanan seperti itu karena ia belum pernah melihat dan merasakannya. |
![]() |
6. Kemudian mereka kabur dan lari sekencang-kencangnya ke
arah lemari untuk bersembunyi. Benar saja, tak berapa lama kemudian si nyonya
rumah datang ke arah ruang makan.
|
![]() |
7. Si nyonya rumah pun marah dan berapi-api ketika melihat beberapa makanan di atas meja sudah habis. Sambil kesal si Nyonya rumah berpikir jika yang mencuri makanan itu kucing yaitu Piko. |
![]() |
8. Si nyonya rumah langsung mencari pencuri makanan itu
sambil membawa pemukul. Dicarinya kucing itu di segala tempat.
|
![]() |
Halaman penutup |
1 Komentar:
sip
Posting Komentar