Tampilkan postingan dengan label Berbagi Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berbagi Kisah. Tampilkan semua postingan
Rabu, 09 Januari 2013 | By: kurniawan

Saat di Persimpangan Jalan

Oleh: Kurniawan Dwi A



Satu setengah tahun sudah aku menjalani kuliah di PGSD UPY semenjak aku memutuskan untuk pindah dari salah satu jurusan di UNY. Rasa sesal memang masih ada hingga sekarang terutama ketika melihat sebagian teman-teman seangkatanku lulus SMA sudah ada yang bergelar sarjana dan mendapatkan pekerjaan. Lupakan sejenak tentang kesuksesan teman-temanku. Kini aku harus instropeksi bahwa ternyata hidup ini tak semudah yang dibayangkan. Tidak selamanya apa yang kita lakukan selalu berakhir bahagia.

Menengok sekitar 3,5 tahun yang lalu ketika aku lulus SMA, aku sadar saat itu aku masih belum memiliki bayangan tentang masa depan seperti apa yang ingin kujalani hingga akhirnya memilih jurusan kuliah pun saat itu aku masih ragu. Hingga akhirnya saat SNMPTN aku sendiri memlih jurusan dengan bantuan BK di sekolah. Ketika pengunguman hasil SNMPTN, ternyata aku diterima. Rasa syukur sempat terucap kala itu. Namun, jurusan yang diterima kala itu merupakan pilihan kedua dan jurusan tersebut kurang begitu aku pahami betul. Disinilah kesalahanku, aku terlalu memikirkan label sekolah negri sehingga  membuat diriku berani untuk langsung regristasi masuk ke UNY.

Pagi yang Tak Terlupakan


Saat aku di pantai Goa Cemara

Ketika mentari pagi belum menampakkan wajahnya dan ayam masih ramai menyumbangkan suaranya, aku sudah mulai membuka mataku. Tak sabar rasanya aku menyambut datangnya hari itu. Kusiapkan sepedaku karena hari itu aku diajak teman kuliahku yang bernama Tiwi untuk pergi ke pantai. Aku menggunakan sepeda karena kebetulan rumahku tidak begitu jauh dari pantai. Ku kayuh sepedaku hingga akhirnya saat di perjalanan aku berjumpa dengan Tiwi.

Ternyata dia tidak sendirian, karena dia juga mengajak salah satu teman kuliahku yang bernama Fitri dan juga adiknya. Kemudian kami bersalaman satu sama lain karena pada saat itu masih bertepatan saat momen lebaran dan kami sudah lama tidak jumpa pula. Kebetulan saat itu hanya aku sendiri yang menggunakan sepeda dan yang lain memakai sepeda motor. Namun, yang terjadi temanku Tiwi malahan ingin menggunakan sepedaku. Akhirnya kami bertukaran dan langsung melanjutkan perjalanan ke pantai.

Sinar Mentari dari Ufuk Timur


Sinar matahari muncul di antara awan mendung

Ketika matahari belum beranjak dari peraduannya, aku pun sudah mulai beranjak dari tidur malamku. Aku buka mata dan kusiapkan diriku untuk bersepada pagi. Selepas sholat subuh langsung ku ambil sepeda kesayanganku. Aku telusuri jalan-jalan disekitar desa ku. Suasana saat itu masih gelap, tetapi sudah banyak orang-orang di jalan yang sudah berada di jalan karena kebetulan hari itu hari minggu. Ada yang jalan-jalan pagi, bersepeda dan para pedagang di pasar yang sudah mulai berangkat.